Pergaulan remaja saat ini tentunya perlu perhatian yang sangat serius,tidak hanya dari pemerintah tapi juga oleh seluruh lapisan masyarakat.Saat ini pergaulan-pergaulan remaja kearah negatif sangat banyak sekali,bisa berupa narkoba,sex bebas,kebut-kebutan liar,dan masih banyak yang lainnya.Keluarga sebagai orang terdekat bagi para anak remaja tentunya memiliki faktor penting agar remaja tersebut tidak salah dalam bergaul.Walaupun sulit karena tak setiap saat para orangtua mengawasi anaknya,karena anaknya memiliki kegiatan diluar rumah dan orangtuanya pun mungkin sibuk bekerja,sehingga perhatian dari orangtua tidak sepenuhnya bisa diberikan kepada anaknya.
Meskipun begitu para remaja juga seharusnya bisa memilah-milih mana hal yang positif dan negatif bagi mereka.Salah satu faktor yang penting adalah dalam bergaul,memilih teman tentunya juga harus bisa menilai dari sikap dan prilakunya.Sikap dan prilaku teman yang baik tentunya tidak mengajarkan hal-hal yang buruk.Remaja sekarng ini tidak pernah berfikir apa akibat kalau salah bergaul, mereka hanya berfikir bergaul seperti itu membuat mereka senang, gembira dan tidak stess. Dengan bergaul mereka bisa mempunyai teman-teman yang banyak dan merasa merekalah orang yang berkuasa diatas muka bumi ini. Mereka tak pernah mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang tua mereka makanya mereka terjerumus kedalam pergaulan bebas, padahal orang tua tidak pernah bosan-bosannya mengigatkan kepada anak-anaknya agar tidak bergaul sembarangan, akan tetapi mereka tidak pernah menghiraukannya apa lagi mengerjakannya. Mereka juga sampai tega membohongi orang tuanya agar bisa keluar malam atau berkeluyuran.
Terkadang orang tua sering lupa untuk berinteraksi dengan anak-anaknya. Ada diantara mereka yang lebih mementingkan pekerjaan dari pada melakukan hal itu. Bagi mereka hal itu tidak perlu dilakukan. Mereka beranggapan bahwa materi yang dibutuhkan anak, padahal seorang anak tidak hanya membutuhkan materi namun juga perhatian dan interaksi dengan orangtuanya. Mereka membutuhkan komunikasi dengan orang tuanya, mereka juga ingin bertukar pikiran dengan orang tuanya. Mereka ingin menceritakan pegalaman apa yang mereka rasakan sehari-hari baik itu pangalaman yang baik maupun pengalaman yang buruk.
Terkadang orang tua sering lupa untuk berinteraksi dengan anak-anaknya. Ada diantara mereka yang lebih mementingkan pekerjaan dari pada melakukan hal itu. Bagi mereka hal itu tidak perlu dilakukan. Mereka beranggapan bahwa materi yang dibutuhkan anak, padahal seorang anak tidak hanya membutuhkan materi namun juga perhatian dan interaksi dengan orangtuanya. Mereka membutuhkan komunikasi dengan orang tuanya, mereka juga ingin bertukar pikiran dengan orang tuanya. Mereka ingin menceritakan pegalaman apa yang mereka rasakan sehari-hari baik itu pangalaman yang baik maupun pengalaman yang buruk.



0 komentar:
Posting Komentar