BAB 9 (Ilmu Pengetahuan,Teknologi,dan Kemiskinan)

KELOMPOK 6


*) Ciri-Ciri Manusia yang hidup di bawah garis kemiskinan

  Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai orang yang kurang dalam memenuhi kebutuhan hidup. Bisa dikatakan di bawah garis kemiskinan jika pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Atas dasar ini maka mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan memiliki ciri – ciri sebagai berikut:

  1. Tidak memiliki faktor produksi sendiri seperti tanah, modal keterampilan ,dsb.
  2. Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri seperti untuk memperoleh tanah garapan atau modal usaha
  3. Tingkat pendidikan yang rendah, tidak sampai tamat SD karena harus membantu orang tua mencari penghasilan.
  4. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas self employed, bekerja apa saja
  5. Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai keterampilan 

*) Fungsi kemiskinan

  1. fungsi ekonomi    : penyediaan tenaga untuk pekerjaan tertentu, menimbulkan dana sosial dan memanfaatkan barang bekas.
  2. Fungsi Sosial     : menimbulkan alturisme dan perasaan, sumber imajinasi kesulitan hidup bagi si kaya.
  3. Fungsi kultural    : sumber inspirasi sastrawan dan memperkaya budaya saling mengayomi antar sesama manusia.
  4. Fungsi Politik     : berfungsi sebagai kelompok gelisah atau masyarakat marginal untuk musuh bersaing bagi kelompok lain.

STUDY KASUS
 

                                Kemiskinan Akibatkan Ribuan Anak Telantar

VHRmedia.com, Palu - Sebanyak 54.235 anak di Sulawesi Tengah telantar akibat kemiskinan. Dari jumlah itu banyak di antaranya yang terpaksa menjadi pekerja anak. Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Sulawesi Tengah Sofyan Farid Lembah, Kamis (15/5). "Saat ini tercatat 54.235 anak telantar yang tersebar di Sulawesi Tengah. Jumlah tertinggi di Kabupaten Poso sebanyak 12.002 anak," kata Sofyan, Dari puluhan ribu anak telantar itu banyak di antaranya kini menjadi pekerja. Himpitan ekonomi memaksa anak -anak itu bekerja mencari pendapatan untuk membantu keluarga.Sofyan memerinci jumlah anak telantar di Kabupaten Tojo Una-Una 8.065 anak, Donggala 7.551 anak, Morowali 6.743 anak, Toli-Toli 4.987anak, Parigi Moutong 4.459 anak, Banggai Kepulauan 3.083 anak, dan Banggai 2.912 anak. "Jumlah itu diperkirakan akan bertambah, karena saat ini ada sekitar 112.735 anak yang tamat sekolah dan bersiap-siap mencari pekerjaan," katanya. Menurut Sofyan, di Sulawesi Tengah tahun 2007 terdapat 154.006 penduduk miskin. Dari jumlah itu 24,97% penduduk miskin tinggal di pedesaan dan 12,86% tinggal di perkotaan."Kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan di wilayah ini menjadi penyebab banyaknya anak telantar." (E1)


OPINI :

         Kemiskinan di Indonesia memang tidak dapat dipungkiri lagi menjadi sebuah masalah yang harus di atasi,agar setidaknya tidak banyak lagi kemiskinan di Indonesia.Berbagai Pihak perlu diterjukan untuk mengatasi permasalahan ini.Yang paling berdampak atas kemiskinan ini tentunya adalah anak-anak,kemiskinan membuat merekatidak mendapatkan sebuah kenyamanan serta kecukupan,sebagai contoh : anak-anak seharunya mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi sehingga pertumbuhan serta perkembangan mereka bisa berjalan baik,sehingga tidak ada gizi buruk.

Cinta Sehidup Semati

Mungkin ku harus melupakanmu.
Walau terasa berat dihati ini.
Tapi ku tak bisa berbuat apa-apa.
Jika memang ini yang terbaik.

Kini kucoba tuk jalani hidup.
Meski tanpa senyum manismu.
Karena ku yakin di dalam qolbu.
Akan hadir cinta sejati untukku.

Ku harap datang seorang kekasih.
Yang mampu mengisi hari-hari ku.
Dikala ku sedang merasa sepi.
Penuh tawa serta senda gurau.

Ku berjanji akan menjaga cinta ini.
Karena ku tak ingin ulangi lagi.
Asalkan terucap sebuah janji.
Cinta untuk sehidup semati.

Makna Cinta Bagi Diriku

Apa yang sebenarnya kurasakan,
hingga ku teteskan air mata hanya tuk dirimu,
tapi ku mengerti apa alasanmu tak menerima cinta ini,
dan ku harap itu bukan alasan palsu...

Aku pun tak ingin egois,
tuk memaksakan kehendakku,
namun satu permintaanku,
jadilah kekasihku sebelum kita menjauh,
ku berjanji akan menjaga cinta ini,
karena ku terlanjur mencintai dirimu...

Lala (Pujaan Hati)

AWAL KU MELIHAT DIA DI SEBUAH KELAS
LALU KU TANYA SAHABATKU SIAPA DIA
SAHABAT KU BERKATA DIA BERNAMA LALA
LALA...
LALA...
LANGSUNGKU JATUH CINTA PADANYA...

SAAT KU BERTATAP WAJAH DIKANTIN SEKOLAH
LALU KU TAK SENGAJA TANGANNYA TERSENTUH
JANTUNG AKU BERDEBAR BERTEMU DENGANNYA
LALA..
LALA...
LALU KU JATUH CINTA PADANYA.....PADANYA....


DALAM HATI INI
MENGUCAPKAN DIA YANG TERBAIK BAGIKU
SEMOGA,SEMOGA
SEMOGA SAJA HATIKU BENAR
SEMOGA SAJA HAL ITU BENAR
BAHWA,DIA MEMANGLAH JODOHKU SEKARANG INI

INGIN KU BAHAGIAKAN DIRIMU
DI SETIAP KEKOSONGAN HIDUPKU
DAN DENGAR PINTAKU UNTUK KAMU
DALAM MALAM YANG SANGAT GELAP GULITA

BAB 8 (PERTENTANGAN-PERTENTANGAN SOSIAL & INTEGRASI MASYARAKAT)

KELOMPOK 6


*) Kepentingan individu untuk memperoleh cara aman dan perlindungan diri

     Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi individu itu sendiri. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya, maka ia akan merasa puas dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kepentingan ini akan banyak menimbullkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. Umumnya secara pskologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam diri individu, yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/pskologis. Oleh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis didalam aspek pribadinya baik jasmani maupun rohani, maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya. Perbedaan tersebut secara garis besar disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan individu.
    Setiap manusia berhak mempunyai rasa aman dalam kehidupannya karena bila tidak individu itu akan merasa tidak aman dalam kehidupannya sendiri. Individu juga harus mempunyai perlindungan diri karena akan menjadikan rasa aman pada dirinya. Sama saja kita sebagai individu mempunyai hak-hak yang wajib kita dapat seperti, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk beribadah, dst. Dengan demikian, HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta. HAM mencakup 2 jenis hak yang mendasar/fundamental yaitu:
* HAK PERSAMAAN, misalnya hak untuk diperlakukan tanpa diskriminasi, dst.
* HAK KEBEBASAN, misalnya kebebasan untuk beribadah, kebebasan untuk menyampaikan pendapat, kebebasan untuk berserikat, dsb.

*) Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaan diri

Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi individu itu sendiri. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya, maka ia akan merasa puas dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kepentingan ini akan banyak menimbullkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya.
Pada umumnya secara pskologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam diri individu, yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/pskologis. Oleh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis didalam aspek pribadinya baik jasmani maupun rohani, maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya. Perbedaan tersebut secara garis besar disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan individu. Perbedaan pembawaan akan memungkinkan perbedaan individu dalam hal kepentingannya, meskipun dengan lingkungan yang sama. Sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbedaan individu dalam hal kepentingan meskipun pembawaannya sama
Perbedaan kpentingan itu antara lain berupa :
  1. kepentingan indivdu untuk memperoleh kasih saying
  2. kepentingan indivdu untuk memperoleh harga diri
  3. kepentingan individu untuk memperoleh pengharagaan yang sama
  4. kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi
  5. untuk dibutuhkan oleh orang lain
  6. untuk memperoleh kedudukan didalm kelompoknya
  7. kepentingan individu untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan diri
  8. kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaan diri

STUDI KASUS

INTEGRASI MASYARAKAT
Pada saat ini integrasi sangat bisa dirasakan di kasus seorang ibu yang mengeluh perawatan sebuah rumah sakit di sebuah email kepada teman-temannya dan dituntut oleh pihak rumah sakit tersebut dengan tuntutan pencemaran nama baik dan ibu tersebut harus membayar sejumlah uang akibat tuntutan tersebut. Para masyarakat melihat kasus ini merupakan sesuatu yang tidak adil dalam hukum di masyarakat dan masyarakat dari seluruh indonesia berintegrasi agar dapat membantu ibu tersebut yang menjadi kekejaman ketidak adilan hukum.
Para masyarakat berintegarsi mengumpulkan uang dan hasilnya lebih dari cukup.
Dan pada masa orde baru pun masyarakat seluruh Indonesia berintegrasi agar masa orde baru diturunkan. Dengan masyarakat berintegrasi maka behasil lah keinginan rakyat agar lepas dari pemerintahan orde baru.
OPINI :
  Integrasi sangat diperlukan dalam setiap aspek-aspek kemasyarakatan
 

BAB 7 (MASYARAKAT PERKOTAAN & MASYARAKAT PEDESAAN)

*) Menjelaskan sifat & hakikat masyarakat pedesaan
 
        Ciri-ciri :
Masyarakat desa memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  a.Jumlah penduduk tidak terlalu padat dan bersifat homogen.
  b.Kontrol sosial masih tinggi.
  c.Sifat gotong royong masih kuat; dan 
  d.Sifat kekeluargaannya masih ada.
 
Hakikatnya :
Masyarakat pedesaan ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuatsesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yagn amat kuat yang hakekatnya, bahwa seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena beranggapan sama-sama sebgai masyarakat yang saling mencintai saling menghormati, mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.
 
*) Menyebutkan macam-macam gejala masyarakat pedesaan


  
Gejala yang ada di masyarakat pedesaaan Antara lain:
a. konflik: ramalan orang kota bahwa pedesaan itu adalah masyarakat yang tenang dan harmonis ternyata salah sebab yang benar di dalam masyarakat pedesaan adalah penuh masalah dan ketegangan. Karena mereka yang setiap hari selalu berdekatan dengan tetangganya secara terus – menerus dan hal ini menyebabkan kesempatan untuk bertengkar amat banyak sehingga kemungkinan terjadi peristiwa – peristiwa peledakan dari ketegangan amat banyak dan sering terjadi.
b. Kontravensi: pertentangan ini dapat disebabkan karena perubahan konsep – konsep kebudayaan, psikologi atau hubungannya dengan guna – guna dan biasanya para ahli hukum adat biasanya meneinjau masalah kontravensi ini dari sudut kebiasaan masyarakat.

c. Kompetisi: sesuai dengan kodratnya masyarakat pedesaan adalah manusia – manusia yang mempunyai sifat – sifat sebagai manusia biasanya yang antara lain mempunyai saingan dengan manifestasi sebagai sifat ini. Oleh karena itu persaingan itu bisa positif dan juga bisa negatif.
d. Kegiatan pada masyarakat pedesaan: masyarakat pedesaan mempunyai penilaian yang tinggi terhadap mereka yag dapat bekerja keras tanpa bantuan orang lain. Jadi apabila orange berpendapat bahwa orang desa didorong untuk bekerja lebih keras, maka hal ini tidaklah mendapat sambutan yang sangat dari para ahli.

STUDI KASUS :
Tradisi Dugderan di Kota Semarang
Tradisi dugderan ikut menyemarakkan datangnya bulan puasa khususnya di Kota Semarang. Dengan mengusung warak ngendhog sebagai ikonnya, yaitu binatang yang bentuknya menyerupai persilangan naga dan kuda yang dilengkapi dengan sebutirendhog (telur). Tak hanya itu saja, kerajinan kapal dan othok-othok selalu diidentikkan dengan tradisi ini. Semua barang tersebut tentu akan sulit dijumpai di hari-hari biasa. Selain di seputar Semarang, banyak pula pedagang yang berasal dari luar kota hanya untuk mengadu peruntungan. Diantaranya dari Brebes, Jepara, Sidoarjo, dan masih banyak lagi.

OPINI :

Di pedesaan memang bukan hal yang tabuh lagi bila banyak sekali macam-macam aktifitas yang berhubungan dengan adat istiadat.Hal itu mungkin sebagai simbol untuk menunjukkan bahwa seperti itulah adat di temapat mereka, memang tidak ada yang salah.Selama para masyarakatnya tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan.

BAB 6 (PELAPISAN SOSIAL & KESAMAAN DERAJAT)

KELOMPOK 6


*) Menyebutkan ciri-ciri massa

Istilah massa biasa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan. Yang dalam beberapa hal menyerupai crowd, tapi secara fundamental berbeda dalam hal yang lain.
Massa memiliki ciri – ciri antara lain:
     a)     Keanggotaanya berasal dari semua lapisan masyarakat, meliputi orang – orang dari berbagai posisi kelas yang berbeda. Orang bisa mengenali mereka sebagai massa misalnya orang yang sedang mengikuti suatu proses peradilan tentang pembunuhan misalkan melalui pers.
     b)    Massa merupakan kelompok yang anonim, atau lebih tepat tersusun dari individu – individu yang anonim.
     c)      Sedikit sekali berinteraksi atau bertukar pengalaman antara anggota – anggotanya.
     d)     Very loosely organized, serta tidak bisa bertindak secara bulat atau sebagai suatu kesatuan  seperti halnya crowd.
                 


                                                         STUDI KASUS
 
                                                        Kemiskinan Sebagai Isu Global

Masalah kemiskinan dewasa ini bukan saja menjadi persoalan bangsa Indonesia. Kemiskinan telah menjadi isu global dimana setiap negara merasa berkepentingan untuk membahas kemiskinan, terlepas apakah itu negara berkembang maupun sedang berkembang.

Tokoh yang dianggap bapak ilmu ekonomi modern, Adam Smith pada saat meluncurkan buku babonnya An Inquiry into The Wealth of Nations tahun 1776 menyebut bahwa, â€Å“Tidak ada masyarakat yang benar-benar bisa berkembang dan senang apabila kebanyakan diantaranya miskin dan tidak bahagia?. Tokoh ekonomi pembangunan Todaro dalam buku Economic Development (2003), menyebutkan bahwa kemiskinan dan kesenjangan merupakan permasalahan utama pembangunan.  Tokoh sosial lainnya Juan Somavia dalam United Nations World Summit for Social Development, tahun 1995 menyatakan bahwa persoalan yang tidak akan pernah selesai di abad 21 ini adalah bagaimana mengurangi kemiskinan.
Negara sedang berkembang di sebagian wilayah Asia dan Afrika, sangat berurusan dengan agenda pengentasan kemiskinan. Sebagian besar rakyat di kawasan ini masih menyandang kemiskinan. Sementara bagi negara maju, mereka pun sangat tertarik membahas kemiskinan. Ketertarikan itu karena kemiskinan di negara berkembang berdampak pada stabilitas ekonomi dan politik mereka.
Pada akhirnya kemiskinan menjadi â€Å“urusan? semua bangsa dan menjadi â€Å“musuh utama? (common enemy) umat manusia di dunia. Konsekuensinya kemiskinan dibahas semakin meluas intensif dan berkesinambungan dimanapun dan oleh siapapun.
Menurut laporan Human Development Report tahun 2005, jumlah penduduk miskin terbesar di Asia Tenggara adalah di Indonesia, yaitu sebesar 38,7 juta orang diikuti oleh Vietnam (17,38), Kamboja (13,01), dan Myanmar (10,84). Tingginya tingkat kemiskinan Indonesia, membuat negara ini memiliki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang masih rendah. Dari data Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index/HDI), Indonesia menempati urutan 110, lebih rendah dibanding negara di Asia Tenggara lainnya seperti Singapura (25), Brunei (33), Malaysia (61), Thailand (73), dan Filipina (84).
       OPINI

 Kemiskinan masih menjadi Isu Global yang terus dibacarakan tiada henti.Terlebih lagi negara2 berkembang, semisal di benua afrika ataupun asia.Perlu di pikirkan konsep yang benar2 bisa membuat tidak ada lagi kemiskinan di setiap negara.terlebih lagi Indonesia dengan jumlah penduduk miskin terbesar di Asia Tenggara. Perlu Perhatian Pemerintah yang serius atas masalah kemiskinan ini.

PTSI C

NAMA : MOHAMAD IKHSAN FADZILAH
NPM    : 14110478
KELAS : 1KA24


TUGAS


1.  KOMPONEN SISTEM KOMPUTER GAMBARKAN DAN CONTOHKAN SKEMA SISTEM KOMPUTER !

Komponen sistem komputer terdiri dari:

  1.  Pemroses (processor) Berfungsi mengendalikan operasi komputer & melakukan fungsi pemrosesan data.
  2. Memori utama - Berfungsi menyimpan data & program - Biasanya volatile : tidak dapat mempertahankan data & program yang disimpan bila sumber daya energi (listrik) dihentikan.
  3. Perangkat masukan dan keluaran Berfungsi memindahkan data antara komputer & lingkungan eksternal yaitu : perangkat penyimpan sekunder, perangkat komunikasi, terminal, dsb
  4. Interkoneksi antarkomponen (bus) Adalah struktur & mekanisme untuk menghubungkan pemroses, memori utama, & perangkat masukan/keluaran.


2. SEBUTKAN APA YANG DIMAKSUD DENGAN DATA,INFORMASI,SISTEM INFORMASI. SEBUTKAN KOMPONEN SI DAN KENAPA PERLU SI DI :
  • Perusahaan multinasional
  • Universitas
  • lab. Kedokteran
  • Dep. Pertahanan
           Data                    : objek yang nyata yang harus bisa didefinisikan,
                                          dideskripsikan dan diilustrasikan.
           Informasi             : data yang sudah diolah dan berguna bagi yang
                                          mencari dan dapat dimengerti.
           Sistem Informasi : aplikasi computer untuk mendukung operasi dari
                                          suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan
                                          komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem
                                          Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang
                                          yang menekankan finansial dan personal
                                          manajemen. Sistem Informasi Penjualan
                                          adalah suatu sistem informasi yang
                                          mengorganisasikan serangkaian prosedur
                                          dan metode yang dirancang untuk
                                          menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan
                                          memperoleh informasi guna mendukung
                                          pengambilan keputusan mengenai penjualan.
                            Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi

           Komponen sistem Informasi  : Komponen input – Komponen Model
                                                             – komponen output – komponen teknologi
                                                             – komponen hardware - komponen software
                                                             – komponen basis data – komponen control.

           Sebab perlu sitem informasi di:
             - perusahaan multinasional
: untuk mengetahui jumlah karyawan dan juga gajikaryawan.
             - Universitas                        : untuk mengetahui jumlah mahasiswa.
             - Lab.Kedokteran                : untuk mengetahui jumlah pasien yang ada di rumah sakit itu.
             - Dep.Pertahanan                : untuk keamanan dan mencegah dari tindakan kejahatan.

3. SEBUTKAN DEVICE-DEVICE YANG ADA PADA ALAT PEMROSESAN DAN CERITAKAN APA PERANAN DEVICE TERSEBUT DALAM PENGERTIAN SISTEM KOMUTER ?
 
               Device Pemrosesan terdiri dari :
               CU (Control Unit)                 : berfungsi mengendalikan operasi
                                                               yang dilaksanakan sistem komputer.                                         
              ALU (Aritmetic Logic Unit) : untuk komputasi yaitu melakukan
                                                              operasi aritmatika & logika 

 
               Register-register                 : berfungsi sebagai memori sangat
                                                              cepat yang biasanya sebagai tempat
                                                              operan- operan dari operasi yang
                                                              akan dilakukan.

 
               Peranan  Device dalam pengertian sIstem komputer adalah untuk melakukan        operasi, mengendalikan operasi dan juga Sebagai penyimpanan dalam komputer.
 

4. APA YANG DIMAKSUD DENGAN MASYARAKAT INFORMASI ?

  Information society atau masyarakat Informasi adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah masyarakat dan sebuah ekonomi yang dapat membuat kemungkinan terbaik dalam menggunakan informasi dan teknologi komunikasi baru (new information and communication technologies(ICT’s)). Dalam masyarakat informasi orang akan mendapatkan keuntungan yang penuh dari teknologi baru dalam segala aspek kehidupan:Di tempat kerja, di rumah dan tempat bermain. Contoh dari ICT’s adalah: ATM untuk penarikan tunai dan pelayan perbankan lainnya, telepon genggam(handphone), teletext television, faxes dan pelayan informasi  seperti juga internet, e-mail, mailinglist, serta komunitas maya (virtual community) lainnya. Pengertian lain dari informastion society atau masyarakat informasi adalah suatu keadaan masyarakat dimana produksi, distribusi dan manipulasi suatu informasi menjadi kegiatan utama. Jadi dapat dikatakan bahwa pengolahan informasi adalah inti dari kegiatan.

Sumber: http://yokisaputtrahutabarat.wordpress.com/2010/02/19/pengertian-masyarakat-informasi/

5. BAGAIMANA MENURUT ANDA PERKEMBANGAN ICT SEKARANG INI ?

Kondisi Indonesia dalam bidang perkembangan information, communication and  technology (ICT) cenderung masih rendah kini masih berada dalam tahap satu atau di tingkat bawah perkembangan ICT. Posisi tinggi atau tingkat 7 masih ditempati Negara adidaya seperti AS, inggris, jepang, kanada, swedia dan prancis. Struktur industri IC di Indonesia saat ini didominasi oleh industri software seperti system aplikasi, jasa layanan dan konten  sebesar 70%, sedangkan industri hardware seperti peralatan infrastruktur, dan komponen sparepart sebesar 30%. Pada tahun 2010 diharapkan ICT Indonesia mencapai level 3. level 3 pertumbuhan ICT Indonesia diperkirakan akan menonjol di sector penyediaan infrastruktur telekomunikasi, meskipun sejauh ini lebih banyak didominasi  pertumbuhan seluler.

Sumber : http://blog.ub.ac.id/dina/2010/10/11/perkembangan-ict-di-indonesia/

BAB 5 (WARGA NEGARA & NEGARA)

KELOMPOK 6



*) Pengertian Warga Negara

    Warga negara diartikan sebagai orang-orang yang menjadi bagian dari suatu penduduk yang menjadi unsur negara. Istilah warga negara lebih sesuai dengan kedudukannya sebagaiorang merdeka dibandingkan dengan istilah hamba atau kawula negara karena warga negara mengandung arti peserta, anggota, atau warga dari suatu negara, yakni peserta darisuatu persekutuan yang didirikan dengan kekuatan bersama. Untuk itu, setiap warga negara mempunyai persamaan hak di hadapan hukum. Semua warga negara memiliki kepastian hak, privasi, dan tanggung jawab.

*) 2 Kriteria Menjadi Warga Negara

    1. Kriteria Kelahiran, berdasarkan kriteria ini, dibedakan lagi menjadi dua, yaitu :
       * Kriteria Kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut "ius sanauinis"
       * Kriteria Kelahiran menurut asa tempat lahir "ius soli".
    2. Naturalisasi atau pewarganegaraan, adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang 
        dengan syarat tertentu mempunyai kewarganegaraan lain.

  
*) Menyebutkan orang-orang yang berada dalam satu wilayah negara

     a. Penduduk ialah mereka yang telah memenuhi syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan 
        Negara yang  bersangkutan. Penduduk ini di bedakan menjadi dua lagi, yaitu
1.   Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh pemerintah Negara tersebut dan mengakui pemerintahannya sendiri.
2.    Penduduk bukan warga Negara atau orang asing adalah penduduk yang bukan warga Negara.
           b. Bukan penduduk ialah mereka yang berada dalam suatu wilayah untuk sementara waktu dan yang 
               tidak bermaksud  bertempat tinggal di wilayah Negara tersebut.
      
 
      STUDI KASUS
                                             
                       PEMERINTAH TOLAK ASURANSI FAKIR MISKIN DI BAYAR NEGARA
            
            JAKARTA. Pemerintah menolak usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar semua asuransi Warga Negara Indonesia (WNI) kategori fakir miskin dibayar oleh negara. Penolakan itu tampak dalam Daftar Inventaris Masalah (DIM) usulan pemerintah menanggapi Rancangan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (RUU BPJS). Jika tidak ada aral, siang ini pemerintah dan DPR bakal mulai membahas DIM RUU BPJS di Gedung DPR/MPR.
     RUU BPJS Bab VI Pasal 13 menyatakan, “Dalam hal peserta merupakan fakir miskin dan orang tidak mampu, iuran dibayar oleh Pemerintah dalam bentuk bantuan iuran”. Namun, dalam tanggapannya pemerintah meminta pasal ini dihapus. Alasannya, hal itu sudah tercantum dalam Pasal 17 ayat (4) Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
     Pemerintah juga menolak usulan DPR soal besaraniuran kepesertaanasuransidiatur dengan Peraturan Presiden atas usul Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).
      Dikonfirmasi soal ini, Sekretaris Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mahmuddin Yasin, enggan komentar. “Saya belum tahu, sebab DIM baru akan dibahas minggu ini,” katanya, kepada KONTAN.
      Pembahasan RUU BPJS kemungkinan besar bakal alot. Sebab, dari banyak usulan DPR, pemerintah banyak mengajukan penolakan. Selain keberatan dengan usulan biaya asuransi fakir miskin ditanggung negara, pemerintah juga antara lain menolak usulan DPR yang meminta BPJS satu atap hasil merger empat BUMN asuransi, yakni Jamsostek, Taspen, Askes, dan Asabri. Menurut usulan DPR, empat BUMN itu harus melebur ke dalam BPJS maksimal dua tahun setelah RUU BPJS berlaku. Nantinya, seluruh pekerja dan kewajiban keempat BUMN tersebut diambil alih oleh BPJS.

Sumber : http://nasional.kontan.co.id/v2/read/nasional/50071/Pemerintah-tolak-asuransi-fakir-miskin-dibayar-negara

 OPINI

     Menurut saya sebaiknya tidak ada salahnya Pemerintah mengasuransikan warga negaranya yang tergolong ke dalam fakir miskin.Saya yakin, negara bisa melakukan hal tersebut.Lagipula, tidak ada salahnya kan mengasuransikan mereka ? toh, mereka juga warga negara di negara ini, meskipun secara ekonomi dalam ketebatasan.Pemerintah juga jangan hanya memanjakan mereka dengan hal-hal yang bersifat "memberi" seperti ini, supaya tidak ada warga negara Indonesia yang pemalas dan hanya tergantung pada hal-hal yang bersifat "pemberian".Namun tentunya hal-hal seperti itu harus diawasi secara ketat,ya supaya tidak terjadi tindakan korupsi dari segelintir orang.


SUMBER :

Harwantiyoko,1997.MKDU Ilmu Sosial Dasar.Gunadarma.Depok


















 
 
S
 
 

BAB 4 ( PEMUDA & SOSIALISASI )

KELOMPOK 6



*) Mengembangkan Potensi Generasi Muda

    Generasi muda harus terus berprestasi dengan cara yang kreatif. Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Untuk memajukan bangsa, generasi muda harus menggali potensi untuk berprestasi. Jangan menunggu kesempatan,tetapi raihlah kesempatan. Generasi muda saat ini bisa dibilang generasi yang beruntung, karena bisa memilih apa yang mereka inginkan dan berusaha untuk mendapatkan apa yang mereka mau.Berbeda dengan generasi muda yang hidup di zaman dahulu, di mana pilihan lebih sedikit dengan cara meraih dan mewujudkan yang lebih terbatas.
   Menggali dan mengembangkan potensi diri adalah kuncinya. Jika generasi muda tersebut tahu caranya, maka kesempatan sukses pun di depan mata.
    Pertama, yaitu Kekuatan Keyakinan atau The Power of Belief. Mengapa harus dimulai dengan Kekuatan Keyakinan? Keyakinan adalah fondasi untuk melakukan apa saja. Kita baru akan bertindak bila kita merasa yakin mampu melakukan sesuatu. Jika tidak yakin maka upaya yang kita lakukan akan dikerjakan dengan setengah hati. Dan kita tahu, apapun yang dilakukan dengan setengah hati, tanpa kesungguhan, maka hasilnya pasti tidak akan pernah maksimal. Seringkali upaya kita, jika diawali dengan perasaan tidak yakin, akan berakhir dengan kegagalan.
    Yakin pun ada syaratnya, tidak asal yakin. Yakin yang  dimaksudkan di sini adalah yakin yang berlandaskan kebijaksanaan dan akal sehat. Tidak asal “yakin” dan “ngotot”.


STUDI KASUS

   Anak smp yang sering bolos sekolah hanya untuk bermain game online di warnet. Contoh lainnya adalah ketergantungan akan situs yang bersifat mencari pertemanan seperti situs Facebook, Twitter, Yahoo, Friendster, dan lain sebagainya. Disamping itu masih banyak situs-situs yang sangat merusak moral pemuda di Indonesia, seperti situs porno yang sangat membahayakan bagi perkembangan pola pikir pemuda.
OPINI 
   Kemajuan Teknologi hendaknya tidak disalahgunakan oleh para generasi muda sebaiknya tidak disalah gunakan.Bagaimana sebuah bangsa bisa maju, jika para generasi muda nya saja tidak memiliki moral serta kelakuan yang baik ?.Rela untuk bolos sekolah hanya untuk bermain games saja, ataupun keasyikan online situs jejaring sosial.Memang tidak ada salahnya, tapi seharusnya Para generasi muda mampu menggunakannya dengan bijak.banyak hal positif yang dapat dilakukan oleh generasi muda.
STUDI KASUS
MASALAH SOSIAL DI KALANGAN REMAJA
      Peranan orang tua sangat diperlukan untuk mencegah para remaja melakukan hubungan seks pra nikah (di luar nikah). “Peran orang tua itu sangat penting untuk membina dan mengawasi anak-anak mereka yang masih berusia remaja,” kata Sosiolog Prof. Dr. Badarudin, MA di Medan, Minggu (24/05). Sebanyak 52% remaja di Kota Medan mengaku pernah berhubungan seks di luar nikah. Data tersebut berdasarkan hasil penelitian survei DKT Indonesia, PKBI Rakyat Merdeka, Komnas PA dan analisa SKRRI 2002. Selain itu, menurut dia, sebanyak 51% terdapat di Jabotabek, 54% di Surabaya dan juga 47% terdapat di Bandung yang remajanya pernah melakukan hubungan seks pra nikah. Rata-rata usia remaja yang pernah melakukan hubungan seks di luar nikah itu antara 13 sampai 18 tahun. Dengan pengawasan orang tua yang ekstra ketat terhadap anak-anak mereka itu, diharapkan tidak ada lagi ditemukan remaja yang berhubungan seks di luar nikah. Perbuatan anak-anak remaja seperti ini, harus secepatnya dihentikan dan jangan terus dibiarkan meluas di tengah-tengah masyarakat. “Tindakan yang salah dan melanggar hukum itu, agar secepatnya dicegah, karena ini jelas menyangkut moral generasi muda harapan bangsa. Ini jelas sangat memalukan dan dianggap tidak bermoral. Perilaku jelek yang tidak mencerminkan budaya ketimuran itu harus dapat dihilangkan jauh-jauh. Selain pengawasan orang tua agar para remaja tidak terjerumus berhubungan seks di luar nikah, menonton film porno dan kegiatan yang merugikan lainnya. Bahkan, pendidikan agama dan keimanan yang cukup kuat juga dapat mencegah atau “membentengi” para remaja agar tidak melakukan perbuatan-perbuatan tidak terpuji atau dapat menyesatkan. Pengawasan orangtua dan pendidikan keimanan dapat menyelamatkan masa depan generasi muda agar tidak berperilaku amoral. Ditemukan bahwa 52% remaja pernah melakukan hubungan seks pra nikah. Data tersebut berdasarkan hasil penelitian survei DKT Indonesia, PKBI Rakyat Merdeka, Komnas PA dan analisa SKRRI 2002.

OPINI 
     Pola pikir remaja saat ini memang sanat memprihatinkan, terlalu cepat terpengaruh.Ujung-ujungnya merepotkan keluarga serta lingkungan sekitar.Tidak ada salahnya bergaul, tapi selama masih dalam batas kewajaran, apalagi para pemuda rentan sekali terpengaruh untuk melakukan hal-hal yang bersebrangan dengan norma-norma yang ada. Di sini peran lingkungan, serta keluarga sangat berpengaruh.Apalagi sex bebas merupakan masalah sosial yang memang sering menerpa sebagian besar para remaja.Jika bukan kita, siapa lagi yang akan mencegahnya ???

BAB 3 ( INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT )

 KELOMPOK 6


*) Menjelaskan Makna Keluarga
        Keluarga secara umum merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari ayah (bapak), ibu, dan anak. Atau ayah dengan anaknya bila ibunya sudah tidak ada, atau juga ibu dengan anaknya bila ayahnya sudah tidak ada. Keluarga itu merupakan tempat untuk pendidikan dan pembentukan watak, moral, serta melatih kebersamaan sebagai bekal kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.Otoritas tertinggi itu sebenarnya terletak pada keluarga. 
        Keluarga juga merupakan tempat bermuara serta berlabuhnya semua persoalan sosial kemasyarakatan sehingga diperlukan kedamaian dan ketenangan suasananya. Keluarga juga merupakan tempat untuk saling memberi kehangatan, perlindungan dan cinta kasih. Karena keluarga itu memang memiliki fungsi sosial, budaya, perlindungan, ekonomi, pendidikan, dan lain-lain.
*) Menjelaskan Makna Masyarakat 
    Masyarakat (society) merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan komunitas manusia yang tinggal bersama-sama. Boleh juga dikatakan masyarakat itu merupakan jaringan perhubungan antara pelbagai individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat - atau tidak dibuat - oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains social.
     Sebuah masyarakat yang inginkan kestabilan memerlukan ahli-ahli yang sanggup menolong antara satu sama lain, maka ia perlu kepada nilai-nilai murni seperti kerakyatan, hak dan etika. Ini merupakan perkara asas untuk mencapai keadilan. Jika nilai-nilai ini gagal dipatuhi, orang akan mengatakan sesebuah masyarakat tersebut sebagai tidak adil dan musibah akan berlaku. Perkataan society datang daripada bahasa latin societas, "perhubungan baik dengan orang lain". Perkataan societas diambil dari socius yang bererti "teman", maka makna masyarakat itu adalah berkait rapat dengan apa yang dikatakan sosial. Ini bermakna telah tersirat dalam kata masyarakat bahawa ahli-ahlinya mempunyai kepentingan dan matlamat yang sama. Maka, masyarakat selalu digunakan untuk menggambarkan rakyat sebuah Negara.


*) Menjelaskan Hubungan Antar Individu
    Masyarakat itu kelompok yang terorganisasi dan masyarakat itu suatu kelompok yang berpikir tentang dirinya sendiri yang berbeda dengan kelompok yang lain. Oleh karena itu orang yang berjalan bersama-sama atau duduk bersama-sama yang tidak terorganisasi bukanlah masyarakat. Kelompok yang tidak berpikir tentang kelompoknya sebagai suatu kelompok bukanlah masyarakat.Masyarakat merupakan suatu sistem yang meliputi unit biofisik para individu yang bertempat tinggal pada suatu daerah geografis tertentu selama periiode waktu tertentu dari suatu generasi. 
    Dalam sosiology suatu masyarakat dibentuk hanya dalam kesejajaran kedudukan yang diterapkan dalam suatu organisasi hubungan antara masyarakat dan individu didasarkan bahwa masyarakat itu mempunyai suatu realitas tersendiri dan tidak terikat oleh unsur yang lain dan yang berlaku umum. Masyarakat yang dipindahkan oleh seseorang itu berada di luar orang yang berpikir tentang masyarakat itu sendiri. Sebelum individu ada masyarakat yang dipikirkan itu telah ada. Oleh karena itu masyarakat itu tidak terikat pada individu yang memikirkannya.
STUDI KASUS
 KONFLIK DALAM  INDIVIDU
  
       Masalah narkoba merupakan masalah nasional dan internasional. Perkembangannya dari hari ke hari sulit untuk diberantas. Menurut hasil penelitian Dadang Hawari, Irawati Hawari dan Asmarohadi tahun 1998 terhadap 100 penderita atau pasien, hasilnya setiap penderita ketergantungan narkotika jenis opiat (heroin) yang diperiksa, ada 9 hingga 10 penderita lainnya (9,72%). Kematian pada penderita ketergantungan narkotika jenis opiat (heroin) mencapai 17,16%. Dengan demikian, jika ditemukan satu orang korban narkotika, maka jumlah korban narkotika yang ada di sekitarnya diperkirakan adalah 9 atau 10 kalinya. Angka ini pun didukung oleh ketentuan WHO. Risiko kematian, baik akibat over dosis (OD) atau lainnya juga relatif tinggi mencapai 17,16%.
OPINI 
     Narkoba merupakan permasalahan yang patut untuk dibahas secara mendalam.Sebab, narkoba saat ini pemakaian telah mencapai angka yang memprihatinkan.Narkoba juga tidak mengenal batasan umur,ataupun status sosial,tua,muda,remaja,kaya,miskin, semuanya dapat terpengaruh oleh narkoba.Diharapkan seluruh lapisan bersatu untuk memberantas narkoba.Dimulai dari diri sendiri,individu, serta masyarakat harus saling bahu-membahu untuk memberantas narkoba.Karena apabila kita telah ketergantungan oleh narkoba, maka akan sulit untuk menghilangkannya.Kematian merupakan taruhan apabila kita telah menjadi pengguna narkoba.


STUDI KASUS
MASALAH ANTAR KELOMPOK
      Pada waktu sekarang ini tentunya sudah tidak asing lagi dengan perilaku tawuran yang dilakukan oleh berbagai suporter di kancah liga super indonesia. Bahkan tawuran seperti ini tidak jarang mengakibatkan luka-luka hingga berujung pada kematian. Tawuran ini sangat mudah dipicu dengan saling olok-mengolok antar suporter, tensi pertandingan, kepemimpinan wasit, dan masih banyak pemicu lainnya. Pemicu inilah yang memudahkan munculnya tawuran antar suporter yang merasa geram, tidak terima, ataupun kesal terhadap suporter lawan. Lokasi tawuran sendiri sering juga terjadi dikota-kota besar di indonesia, khususnya daerah barat indonesia. Hal ini senada dengan seringnya pertandingan-pertandingan klub elit di indonesia. Klub elit inilah yang memiliki suatu magnet yang luar biasa dalam mendatangkan keuntungan bagi pihak penyelenggara tetapi juga mendatangkan kerusakan di daerah kota akibat tawuran. Fanatisme dalam persepakbolaan di indonesia memang sangat berlebihan dan bersifat lokal bukan secara universal. Inilah yang dapat mengakibatkan munculnya permusuhan antara pendukung tim satu dengan tim yang lain. Berbeda dengan liga eropa seperti halnya inggris. Fanatisme lebih bersifat universal akibat meratanya pemain tim nasional inggris diberbagai klub liga inggris, dan juga di dukung dengan prestasi yang diraih oleh tim nasional mereka. Jika tim nasional indonesia memiliki reputasi yang baik di kancah internasional maka fanatisme lokal akan berubah menjadi fanatisme universal, akibat meratanya pemain tim nasional yang mereka gandrungi. Sehingga sehingga pemain Medan dianggap juga milik orang Surabaya, pemain Surabaya jadi milik orang Makassar, dan seterusnya.Kefanatikan lokal dapat membuat suatu kelompok menjadi sangat solid kerena mereka mempunyai keterikatan bersama sehingga sikap imitasi dari sebagian besar anggota suporter yang masih remaja ini dikhawatirkan memicu problem sosial yang lebih serius. Mungkin awalnya hanya senang, namun selanjutnya memberi contoh sehingga ikut senang merusak.


OPINI
      Sikap seperti inilah yang seharusnya tidak dilakukan oleh para supporter Indonesia.Terlalu arogan,tidak memiliki sportivitas,serta tidak memiliki rasa memiliki antar setiap tim.Jika seperti ini terus, kapan persepakbolaan Indonesia bisa maju ?.Seharusnya kita berkaca pada tim-tim diluar sana, yang menjunjung tinggi sportivitas,dan memiliki rasa kebersamaan,sehingga untuk terjadi konflik akan sangat minim sekali.Sebenarnya tidak sulit untuk melakukan semua hal itu, tapi sekali lagi, perlunya dukungan dari berbagai pihak sangat mendukung agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, tidak hanya dalam hal sepakbola, tapi dalam segala hal aspek kemasyarakatan.


NARASUMBER : http://www.psikologizone.com/konformitas-dalam-perilaku-tawuran-supporter-sepak-bola