BAB 9 (Ilmu Pengetahuan,Teknologi,dan Kemiskinan)

KELOMPOK 6


*) Ciri-Ciri Manusia yang hidup di bawah garis kemiskinan

  Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai orang yang kurang dalam memenuhi kebutuhan hidup. Bisa dikatakan di bawah garis kemiskinan jika pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Atas dasar ini maka mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan memiliki ciri – ciri sebagai berikut:

  1. Tidak memiliki faktor produksi sendiri seperti tanah, modal keterampilan ,dsb.
  2. Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri seperti untuk memperoleh tanah garapan atau modal usaha
  3. Tingkat pendidikan yang rendah, tidak sampai tamat SD karena harus membantu orang tua mencari penghasilan.
  4. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas self employed, bekerja apa saja
  5. Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai keterampilan 

*) Fungsi kemiskinan

  1. fungsi ekonomi    : penyediaan tenaga untuk pekerjaan tertentu, menimbulkan dana sosial dan memanfaatkan barang bekas.
  2. Fungsi Sosial     : menimbulkan alturisme dan perasaan, sumber imajinasi kesulitan hidup bagi si kaya.
  3. Fungsi kultural    : sumber inspirasi sastrawan dan memperkaya budaya saling mengayomi antar sesama manusia.
  4. Fungsi Politik     : berfungsi sebagai kelompok gelisah atau masyarakat marginal untuk musuh bersaing bagi kelompok lain.

STUDY KASUS
 

                                Kemiskinan Akibatkan Ribuan Anak Telantar

VHRmedia.com, Palu - Sebanyak 54.235 anak di Sulawesi Tengah telantar akibat kemiskinan. Dari jumlah itu banyak di antaranya yang terpaksa menjadi pekerja anak. Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Sulawesi Tengah Sofyan Farid Lembah, Kamis (15/5). "Saat ini tercatat 54.235 anak telantar yang tersebar di Sulawesi Tengah. Jumlah tertinggi di Kabupaten Poso sebanyak 12.002 anak," kata Sofyan, Dari puluhan ribu anak telantar itu banyak di antaranya kini menjadi pekerja. Himpitan ekonomi memaksa anak -anak itu bekerja mencari pendapatan untuk membantu keluarga.Sofyan memerinci jumlah anak telantar di Kabupaten Tojo Una-Una 8.065 anak, Donggala 7.551 anak, Morowali 6.743 anak, Toli-Toli 4.987anak, Parigi Moutong 4.459 anak, Banggai Kepulauan 3.083 anak, dan Banggai 2.912 anak. "Jumlah itu diperkirakan akan bertambah, karena saat ini ada sekitar 112.735 anak yang tamat sekolah dan bersiap-siap mencari pekerjaan," katanya. Menurut Sofyan, di Sulawesi Tengah tahun 2007 terdapat 154.006 penduduk miskin. Dari jumlah itu 24,97% penduduk miskin tinggal di pedesaan dan 12,86% tinggal di perkotaan."Kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan di wilayah ini menjadi penyebab banyaknya anak telantar." (E1)


OPINI :

         Kemiskinan di Indonesia memang tidak dapat dipungkiri lagi menjadi sebuah masalah yang harus di atasi,agar setidaknya tidak banyak lagi kemiskinan di Indonesia.Berbagai Pihak perlu diterjukan untuk mengatasi permasalahan ini.Yang paling berdampak atas kemiskinan ini tentunya adalah anak-anak,kemiskinan membuat merekatidak mendapatkan sebuah kenyamanan serta kecukupan,sebagai contoh : anak-anak seharunya mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi sehingga pertumbuhan serta perkembangan mereka bisa berjalan baik,sehingga tidak ada gizi buruk.

0 komentar:

Posting Komentar