TUGAS 4
PERANAN
TELEMATIKA
PENDAHULUAN
Di zaman dahulu, manusia saling berkomunikasi dalam melakukan
kehidupan sehari-hari dalam beberapa kegiatan, dengan menggunakan simbol-simbol
material berupa ukiran pada batu, dinding gua, dan lain sebagainya. Komunikasi
secara tertulis yang semula dikembangkan memungkinkan informasi untuk disimpan
dan dibaca oleh manusia di lain waktu kemudian. Penyimpanan dan pengalihan
informasi melalui teknologi umumnya berlangsung secara lamban, mahal, dan
membutuhkan banyak tenaga.
Pada saat ini
dengan ditemukannya suatu teknologi cetak ( printing technology ), informasi
dapat dialihkan ke lebih banyak orang, di wilayah yang lebih luas, dan dengan
biaya yang lebih murah. Di peralihan zaman millennium sekarang ini,
perkembangan media elektronik, mencakup radio, televisi, dan telepon, telah
memungkinkan penurunan waktu pengalihan informasi secara dramatik.
Begitu juga jarak geografis tidak lagi menjadi penghalang dalam proses komunikasi dan pertukaran informasi. Dimana pada saat ini juga biaya penyimpanan dan pengantaran informasi secara elektronik kini telah semakin banyak ditentukan oleh kebijakan public, ketimbang oleh faktor-faktor teknikal semata. Misalnya, pada harga pulsa telepon lebih terkait dengan kebijakan regulasi public dari pada harga actual yang dibutuhkannya.
Pada komputer digital dan media penyimpanan informasi berskala
besar dan missal telah memungkinkan terwujudnya basis data dengan kemampuan
untuk memproses dan memanipulasi informasi. Tidak dengan informasi tertulis,
data yang tersimpan secara elektronik ini ‘tak tampak‘ bagi mata biasa, kecuali
bagi perangkat keras dan lunak untuk melakukan decoding ( seperti komputer
dengan kartu baca magnetic ).
Teknologi pemrosesan data secara elektronik ini bersama dengan
teknologi komputer digital telah menghasilkan sebuah aliansi sinergis baru yang
dikenal luas sebagai teknologi informasi, atau Teknologi Telematika. Ruang,
waktu, dan biaya secara berangsur-angsur direduksi melalui aplikasi-aplikasi
teknologi komputer, penyimpanan missal, dan transmisi elektronikal dan optial.
a. Suplemen
(tambahan), mahasiswa mempunyai kebebasan memilih apakah akan memanfaatkan
materi pembelajaran elektronik atau tidak. Sekalipun sifatnya hanya bersifat
optional, mahasiswa yang memanfaatkannya tentu akan memiliki tambahan
pengetahuan atau wawasan, walaupun materi pembelajaran elektronik berfungsi
sebagai.suplemen.
PEMBAHASAN
Adapun peranan atau kegunaan
telematika dalam kehidupan sehari-hari dan khususnya dalam bidang pendidikan
adalah sebagai berikut :
- Surat Elektronik (email)
Dengan aplikasi
sederhana seperti email maka seorang dosen, pengelola, orang tua dan mahasiswa
dapat dengan mudah berhubungan. Dalam kegiatan di luar kampus mahasiswa yang
menghadapi kesulitan dapat bertanya lewat email.
- Kegunaan Email Untuk Pendidikan
Dengan adanya email maka
seorang pelajar dapat dengan mudah berkomunikasidengan orang lain. Selain iu
dengan adanya email akan semakin memudahkankomunikasi antara mahasiswa atau
siswa terhadap dosen atau guru, karena tugas-tugasdapat dikirim melalui email saja
tanpa terlu mengeluarkan banyak biaya. Cepat yaitudengan hitungan detik e-mail
dapat dikirimkan ke belahan dunia manapun. HematsumberdayaKita tidak perlu
membeli kertas, pulpen, atau memboroskan tinta printer untuk digandakan
lalu dikirimkan ke beberapa orang sekaligus yang tidak sedikitmengeluarkan
biaya. Global yaitu E-mail bisa digunakan oleh siapa saja, di mana saja,dan
kapan saja sebagai sarana komunikasi diseluruh penjuru dunia
- Pengelolaan Sistem Informasi
Ilmu pengetahuan
tersimpan dalam berbagai bentuk dokumen yang sebagian besar tercetak dalam
bentuk buku, makalah atau laporan informasi semacam ini kecuali sukar untuk
diakses, juga memerlukan tempat penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah
disimpan dalam bentuk disket atau Hard Disk, namun perlu dikembangkan lebih
lanjut sistem agar informasi itu mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan
perpustakaan elektronik, informasi ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat
hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola dalam suatu system.
- Video Teleconference
Keberadaan
teknologi ini memungkinkan mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan,
saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana
diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan
pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang
bersifat social. Banyak faktor yang mempengaruhi dilaksanakan atau tidaknya
potensi teknologi telematika. Faktor utama, menurut Miarso (2004) adalah adanya
komitmen politik dari para pengambil kebijakan dan ketersediaan para tenaga
terampil.
Kegunaan video
conference dalam pendidikan :
Bagi dunia pendidikan, Saling tukar
informasi dengan institusi pendidikan lain secara langsung. Presentasi /
Pendidikan yang disampaikan dari ahli dapat menjangkau jumlah lebih banyak
siswa, siswa daerah/ kota/ negara lain ( distance learning) . Video conference
juga sangat berperan dalam komunikasi antar Dewan guru, staff dan murid murid.
Video conference mempunyai banyak manfaat bagi
aktivitas pendidikan mahasiswa dan dosen, yang dapat mengurangi biaya
perjalanan, menghemat waktu, memberikan dan saling bertukar informasi dan
pengetahuan yang baru.
Fungsi.Video.Conference.:
*Membuat.komunikasi.lebih.aktif
*Memudahkan.pengguna.jaringan.telekomunikasi
*Menghindari.kesalahpahaman
*Menghemat.waktu
*Tanpa.perlu.bepergian
*Menghemat pengeluaran biaya
Fungsi.Video.Conference.:
*Membuat.komunikasi.lebih.aktif
*Memudahkan.pengguna.jaringan.telekomunikasi
*Menghindari.kesalahpahaman
*Menghemat.waktu
*Tanpa.perlu.bepergian
*Menghemat pengeluaran biaya
- E-Learning
E-Learning
terhadap kegiatan pembalajaran di kelas (classroom instruction), yaitu :
b. Komplemen (pelengkap), apabila materi pembelajaran elektronik diprogram
untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima mahasiswa di dalam kelas.
Sebagai komplemen berarti materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk
menjadi materi reinforcement (pengayaan) yang bersifat enrichment atau remedial
bagi pengajar dalam megikuti kegiatan pembelajaran konvensional.
c. Substitusi (oengganti) berfungsi agar para mahasiswa dapat secara fleksibel mengelola kegiatan perkuliahannya sesuai dengan waktu dan aktifitas lainnya yang dikerjakan mahasiswa sehari-hari. Ada 3 alternatif model kegiatan pembelajaran yang dapat dipiih peserta didik, yaitu : (1) sepenuhnya secara tatap muka (konvensional), (2) sebagian secara tatap muka dan sebagian melalui internet, atau bahkan (3) sepenuhnya melalui internet.
c. Substitusi (oengganti) berfungsi agar para mahasiswa dapat secara fleksibel mengelola kegiatan perkuliahannya sesuai dengan waktu dan aktifitas lainnya yang dikerjakan mahasiswa sehari-hari. Ada 3 alternatif model kegiatan pembelajaran yang dapat dipiih peserta didik, yaitu : (1) sepenuhnya secara tatap muka (konvensional), (2) sebagian secara tatap muka dan sebagian melalui internet, atau bahkan (3) sepenuhnya melalui internet.
Kegunaan e-Learning
- Dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.
- Lebih menghemat biaya dan waktu.
- Standar materi terjamin dengan baik.
- Memperkuat pembelajaran tradisional dalam kelas.
- Kuota peserta tidak terbatas.
- Lebih menghemat biaya dan waktu.
- Standar materi terjamin dengan baik.
- Memperkuat pembelajaran tradisional dalam kelas.
- Kuota peserta tidak terbatas.
§
Perpustakaan Elektronik
Perpustakaan
yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan
internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi
agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of
Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini
sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet.





