Kelompok 6
Materi Sub Bab 5-8
*) Tujuan Ilmu Sosial Dasar
Sebagai salah satu dari Mata Kuliah Dasar Umum, Ilmu Sosial Dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar :
a. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan social dan masalah-masalah social yang ada dalam masyarakat.
b. Peka dalam masalah-masalah social dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
c. Menyadari bahwa setiap masalah social yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya,mempelajarinya secara kritis-interdislipiner.
d. Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penggulangan masalah social yang timbul dalam masyarakat.
*) 3 Kelompok Ilmu Pengetahuan
1. Natural Sciences (Ilmu-ilmu alamiah), meliputi : Fisika,Kimia,Astronomi,Biologi dan lain-lain.
2. Sosial Sciences (Ilmu-ilmu sosial), meliputi : Sosiologi,Ekonomi,Politik Antropologi,Sejarah,Psikologi,Geografi,dan lain-lain.
3. Humanities (Ilmu-ilmu budaya), meliputi : Bahasa,Agama,Kesusastraan,Kesenian,dan lain-lain.
*) Pengertian Masalah Social
Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
*) Contoh Masalah Social
Masalah-masalah kependudukan
Masyarakat yang tinggal atau mendiami suatu wilayah tertentu disebut penduduk. Jumlah penduduk yang mendiami suatu wilayah menentukan padat tidaknya di wilayah tersebut. Kita akan membahas beberapa masalah kependudukan yang terjadi di negara kita. Masalahmasalah kependudukan yang terjadi di Indonesia antara lain persebaran penduduk yang tidak merata, jumlah penduduk yang begitu besar, pertumbuhan
penduduk yang tinggi, rendahnya kualitas penduduk, rendahnya pendapatan per kapita, tingginya tingkat ketergantungan, dan kepadatan penduduk.
Persebaran penduduk yang tidak merata :
Wilayah negara kita sangat luas. Penduduk yang tinggal di wilayah negara kita tidak merata. Ada daerah yang sangat padat, namun ada juga daerah yang sangat jarang penduduknya. Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sangat padat. Menurut sensus tahun 2000, setiap satu kilometer persegi didiami lebih dari dua belas ribu orang. Ini sangat berbeda dengan Provinsi Kalimantan Barat. Di sana hanya ada 27 orang yang mendiami wilayah seluas satu kilometer persegi.
Jumlah penduduk yang begitu besar :
Jumlah penduduk Indonesia sangat banyak. Indonesia menduduki urutan keempat negara terbanyak jumlah penduduk setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2000 adalah 205,8 juta jiwa.
Pertumbuhan penduduk yang tinggi :
Jumlah penduduk Indonesia sudah sangat banyak. Jumlah ini akan terus bertambah karena pertumbuhan jumlah penduduk juga tinggi. Hal ini disebabkan oleh angka kelahiran lebih tinggi dibandingkan dengan angka kematian.
Kualitas penduduk rendah :
Indonesia memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Ini mempengaruhi kualitas atau mutu penduduk Indonesia. Masyarakat Indonesia kurang memiliki keahlian dan keterampilan dalam bekerja. Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan yang bagus.
Rendahnya pendapatan per kapita :
Pendapatan per kapita artinya rata-rata pendapatan penduduk setiap tahun. Pendapatan per kapita penduduk Indonesia masih rendah. Remdahnya pendapatan per kapita rendah berkaitan erat dengan banyaknya masyarakat miskin.
Tingginya tingkat ketergantungan :
Penduduk yang tidak tidak bekerja disebut penduduk yang tidak produktif. Biasanya penduduk yang tidak bekerja adalah yang telah berusia lanjut atau masih anak-anak dan remaja. Mereka ini disebut usia nonproduktif. Penduduk nonproduktif menggantungkan hidupnya pada penduduk produktif (bekerja). Karena usia nonproduktif tinggi, maka tingkat ketergantungan di Indonesia cukup tinggi.
Kepadatan penduduk
Beberapa kota besar di Indonesia sangat padat. Tingginya kepadatan penduduk menyebabkan masalah-masalah sosial seperti pengangguran,
kemiskinan, rendahnya pelayanan kesehatan, meningkatnya tindak kejahatan, pemukiman kumuh, lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, dan sebagainya.
STUDI KASUS :
MASALAH SOSIAL
Di negara yang sangat besar dan terdiri dari beragam etnis, selalu ada potensi
bahaya dimana konflik ketenagakerjaan, pertanahan, atau konflik atas sumber daya alam
akan muncul ke permukaan sebagai konflik antar etnis dan konflik antar agama. Ketika
pemerintahan Orde Baru runtuh, terbuka format politik baru yang memungkinkan
pemunculan kembali berbagai pertikaian yang terjadi di masa lampau. Munculnya
berbagai konflik ini akan menimbulkan dampak yang sangat buruk, yaitu menurunnya
kepercayaan kepada lembaga-lembaga politik yang akan membahayakan keberlanjutan
masa depan reformasi ekonomi Indonesia.
Ketidakadilan sosial, budaya, dan ekonomi menjadi lapisan subur bagi tumbuhnya
konflik. Terbuka kemungkinan berbagai kepentingan dari luar sengaja memanaskan suhu.
Namun, ketidakadilan mendorong meletusnya konflik. Agama atau etnik menjadi
seringkan digunakan sebagai legitimasi pembenar.
Mereka kini menjadi lebih sadar akan hak-hak mereka, bukan saja hak di bidang
politik tetapi juga hak di bidang ekonomi, misalnya atas pangan, kesehatan, atau
pekerjaan. Ketika masyarakat menekankan identitas kedaerahan dan identitas etnisnya,
mereka tidak sekedar menuntut otonomi atau kebebasan politik yang lebih besar, tetapi
mereka juga menyuarakan bahwa sebagian dari hak sosial dan ekonomi dasar mereka belum terpenuhi.
http://www.bpsnt-jogja.info/bpsnt/download/MULTIETNIK-Yapi.pdf
Opini :
Seharusnya dalam menyikapi setiap masalah, baik itu konflik ketenaga kerjaan, pertanahan, atau konflik atas sumber daya alam apalagi mengenai masalah atnik ataupun agama yang sangat luas ini harus dipikirkan secara mendalam. Apalagi di Negara yang sangat besar, supaya tidak terjadi ketengangan ataupun konflik antar umat beragama,yang bisa menimbulkan perpecahan. Selain itu keterbukaan dalam seluruh lapisan masyarakat juga turut membantu persatuan.Jangan jadikan agama ataupun etnik menjadi alasan timbulnya berbagai konflik.
Sumber :
http://www.crayonpedia.org/mw/MASALAH-MASALAH_SOSIAL_DI_LINGKUNGAN_SETEMPAT_4.2_TANTYA_HISNU
http://organisasi.org/definisi-pengertian-masalah-sosial
Harwantiyoko, (1997).MKDU Ilmu Sosial Dasar.Jakarta : Gunadarma
Categories
- Tugas Softskill (2)
Total Tayangan Halaman
Diberdayakan oleh Blogger.
Pengikut
Mengenai Saya
Cari Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Download
Popular Posts
-
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah T eknologi komputer pada saat ini semakin berkembang dan mening...
-
WASPADA ANCAMAN DBD " Memasuki musim hujan di pengujung tahun ini, masyarakat diminta mewaspadai merebaknya wabah demam berdarah...
-
Pendahuluan Latar Belakang Persaingan sempurna merupakan struktur pasar yang paling ideal, karena dianggap sistem pasar ini adalah ...
-
Indahnya permainan zaman dulu,ya mungkin itu yang dapat saya katakan sekarang,karena begitu menyenangkannya permainan zaman dulu.Ber...
-
Semua manusia pasti memiliki orangtua dong,merekalah yang telah membuat kita berada di dunia ini.Ibu engkaulah sosok yang telah berju...
-
Pergaulan remaja saat ini tentunya perlu perhatian yang sangat serius,tidak hanya dari pemerintah tapi juga oleh seluruh lapisan mas...
-
Pendahuluan Latar Belakang Monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana dalam sebuah industri hanya terdapat sebuah perusahaan dan prod...
-
KELOMPOK 6 *) Menjelaskan Makna Keluarga Keluarga secara umum merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari ayah ...
-
Apakah tujuan kita hidup di dunia ini ? tentunya banyak berbagai macam tujuan hidup manusia.Ada yang mencari kesenangan semata,membahag...
-
PENDAHULUAN Latar Belakang Kebijakan moneter adalah kebijakan dari otoritas moneter (bank sentral) dalam bentuk pengendalian agrega...


0 komentar:
Posting Komentar